Terseret birahi di Kumpulan photo bawuk bugil gadis cakep dan bispak dientot

✪ Judul: Foto Telanjang Terseret birahi sudah tentu seksi

Namanya Gadis Pramestika.

Dia duduk persis di depanku. Jadi segala kegiatannya terlihat jelas olehku. Dia cakep. Muda. Semampai. Rambut hitam sebahu. Postur yang ideal buat menjadi pramugari atau model atau SPG tunjukan mobil. Buah dadanya sedang. Nggak tau berapa ukurannya. Kulitnya khas perempuan Indonesia. Sawo matang. Bibirnya tipis. Berhidung mancung. Bersama mata yang bagus. Alhasil kehadirannya mampu mempesona semua pria-cowok di kantor. Tak terkecuali aku

Maklum, dari 25 orang karyawan, pegawai gadisnya cuma ada 4. Tiga orang gadis selanjutnya itu udah selevel ibu-ibu. Sama sekali tak masuk hitungan gadis cakep. Orang umurnya rata-rata udah diatas 35 tahun.

Sudah 4 bulan dia bekerja dikantorku. Tadinya bekerja sebagai account officer sebuah bank BUMN di daerah Harmoni. Karena alasan jauh dari rumah dan menuruti anjuran suami – dia akhirnya pindah kerja. Sejak itu dia mengisi posisi bagian administrasi yang sempat vacant dikantorku. Satu departemen denganku. Sejak itu pula wajah cakep dan badan sintalnya selalu mengisi ruang-ruang erotis yang memenuhi imajinasi kotorku.

Dengan semua orang dia ramah. Murah senyum. Dan suka berbagi makanan kecil. Maka tak ayal semakin bertambahlah nilai plus dia di mata kita-kita; para jahanam penjahat kelamin kelas kantoran hahaha…

Karena satu departemen, kita pastinya dekat. Bukan cuma posisi meja kerja kami, namun secara personal juga lebih dekat di banding dengan teman-teman yang lain departemen. Karena letak meja kerja mereka dengan kita terpisah oleh dinding penyekat setinggi dada. Otomatis sehari-hari interaksi kita berdua lebih banyak.

Kita sering makan siang bareng dengan teman-teman. Sering pula dia mengajak aku menemaninya makan pagi di kantin bawah kantor. Dari situ hubungan kita menjadi lebih dekat. Seminggu, kira-kira 2-3 kali kita sarapan bareng. Obrolan pun mulai terasa hangat. Dari yang tadinya basa-basi akhirnya berubah menjadi akrab dan lebih santai.

Akupun mulai berani bercanda dengannya. Dari joke-joke kecil sampai candaan yang berat. Dia juga mulai berani main ledek-ledekan denganku. Yang sering membuat iri pria-cowok dikantorku. Kadang kita kompak tertawa lepas saat ada kisah lucu yang membuat kita terpingkal-pingkal. Kalo sudah gitu, biasanya Pak Wiryo – atasanku yang mendesis sambil menempelkan ujung telunjuknya di mulut. Lalu kita sama-sama tertunduk menatap layar computer sambil saling melirik geli.

Suatu hari tanpa sengaja aku mendengar salah satu rahasia dalam hidupnya. Rahasia yang seharusnya dia simpan sendiri saja. Tanpa perlu ada orang di luar lingkungan rumah tangganya yang tau.

Tadinya pas sarapan bareng, aku iseng bertanya tentang kegiatannya selepas jam pulang kantor. Namanya juga ngobrol. Jadi, aku tak terlalu serius menanyakannya. Eh, tanpa terasa obrolan itu mengalir sampai kemana-mana. Akhirnya dia bercerita tentang kondisi rumah tangganya. Tentang suaminya yang sering pulang tengah malam. Tentang rasa kesepiannya tinggal sendirian di rumah. Tentang ini dan itu sampai… tentang suaminya yang sampai sekarang belum mampu membuatnya hamil. Padahal mereka sudah hampir 3 tahun menikah. Dan dia begitu merindukan kehadiran anak.

Saat itu aku cuma diam mendengarkan. Mencoba jadi pendengar yang baik. Membuatku menjadi bingung dan tak nikmat. Bingung karena kaget dia harus bercerita sampai sejauh itu. Ngga nikmat karena membuat dia jadi menceritakan hal yang seharusnya tak harus dia sampaikan.

Akhirnya kita menutup sesi makan pagi dengan itu dalam diam. Sepanjang hari itu aku berusaha menghibur hatinya yang telanjang gundah. Risau tepatnya. Dan semisalnya dia memang terlatih buat bersikap mesum. Dia minta agar aku tak menceritakan hal ini kepada teman-teman yang lain. Ini semisal amanat yang maha penting. Dan aku bangga dapat menjaga amanatnya. Bangga bahwa ternyata aku dipercaya olehnya buat menjadi orang yang dipercayainya.

Kami pun semakin dekat. Kalau lagi bête, aku sering curhat sama dia. Waktunya pas jam makan siang. Atau sore ketika hendak pulang. Akhirnya kita berdua semisal dua orang sahabat. Interaksi kita pun semakin intim.

Aku mulai berani menggandeng tangannya saat menyeberang jalan. Atau menepuk bahunya saat dia lagi melamun di depan computer. Dia pun tak sungkan lagi mencubitku atau meninju lenganku kalau aku menggodanya. Kita berdua semisal dua orang teman yang sudah lama saling kenal.

Kisahku berikut ini membawa perubahan dalam hidupku selanjutnya. Dimana buat pertama kalinya dalam hidup aku bercinta dengan istri orang!!

***

Suatu hari kantorku ngadain acara outing. Semacam acara piknik atau tamasya ke luar kota. Acara ini memang rutin diadakan setiap tahun. Tujuannya buat sekedar refreshing dan ajang mengakrabkan diri antara pimpinan dan karyawan. Tahun lalu acaranya diadakan di daerah Lembang Bandung. Tahun ini, sesuai kesepakatan dengan, akan diadakan di Cicurug Sukabumi.indobokepz.com

Oleh teman-teman aku ditunjuk menjadi panitia bagian dokumentasi – sehubungan dengan hobiku memotret dan vidio editing. Sedangkan Gadis ditunjuk sebagai anggota panitia konsumsi.

Pada hari keberangkatan semua karyawan sudah tiba di kantor pagi-pagi sekali. Ada 2 buah bis jumbo mewah yang sudah stand by di rujukan kantor. Bisnya pastinya bagus. Tempat duduknya 2-2. Full AC dan ada toiletnya. Dilengkapi fasilitas karaoke pula. Dalam hati aku memuji hasil kerja panitia bagian transportasi. Berharap aku dapat duduk setelah Gadis. Hmm, sudah tentu perjalanan akan terasa menyenangkan.

Aku celingukan mencari Gadis. Rupanya dia belum datang. Sambil menunggu bis diberangkatkan, aku menyalakan sebatang rokok. Sengaja aku belum memasuki bis. Ntar kalo si Gadis sudah mulai naik, aku akan menyusulnya dari belakang.

Teman-teman panitia sudah menyuruh aku buat naik. Namun aku bilang masih ingin menghabiskan sebatang rokok.
Beberapa menit kemudian dari kejauhan tampak mobil sedan kecil si Gadis memasuki tempat parkir. Aku bergegas mematikan rokokku. Pura-pura memeriksa tas kamera di depan pintu masuk bis. Gadis berlari kecil menuju bis. Wow, dia telanjang cakep sekali dengan kacamata hitam dan topi putih. Celana jins ketat dan sepatu sport pink menghiasi penampilannya. Kereen abis. Dan itu, kaos polo ketat semakin menonjolkan bentuk putingnya. Yummy. Beberapa siulan nakal dari dalam bis mengiringi kedatangan gadis tercantik di kantor ini.indobokepz.com
Sebelum naik dia sempat tersenyum kepadaku.indobokepz.com

“Ngga telat kan, Gus?”, tanya dia.indobokepz.com
“Oh, enggak. Cuma nungguin satu orang panitia yang ngurusin makan aja kok!” Jawabku sambil tersenyum lebar. Dia merengut tersenyum masam. Merasa tersindir.
“Sori yaa, aku tadi nganter Mas Ari dulu ke bandara. Dia ke Padang pagi ini…”
“Oh gitu. Santai aja, Dis. Masih jam 6 seperempat kok. Jadwal bis berangkat kan jam setengah 7. Yuk naik! Temen-temen dah pada ribut tuh.”indobokepz.com
“Okeee. Nih, aku bawain sandwich isi keju buat sarapan.”
“Waah tengkyu banget ya. Jadi terharu nih. Hehehe… “ ujarku sambil mengikuti langkahnya menaiki bis. Dia tersenyum. Amboi, andaikan aku dapat memiliki senyum itu setiap pagi, pikirku. Aku menghela napas kecil.

Gadis menyapa teman-teman yang udah duluan duduk. Suasana jadi hangat. Ferdi dan Iwan buru-buru mempersilahkan Gadis agar duduk disebelahnya. Gadis cuma tersenyum berterimakasih. Dia menoleh ke arahku. Aku langsung menunjuk 2 kursi di deretan belakang yang masih kosong. Tepat didepan toilet. Syukurlah, kataku dalam hati. Doaku terkabul.

Tak lama kemudian bis mulai bergerak meninggalkan kantor. Para bos dan manager menempati bis pertama. Sedangkan bis kedua ditempati kami-kami, para staf karyawan.indobokepz.com
Sepanjang perjalanan silih berganti teman-teman berkaraoke ria. Sedangkan aku dan Gadis menjadi penonton yang baik. Kami nikmat ngobrolin tentang acara nanti.indobokepz.com

Setelah beberapa waktu, Gadis tiba-tiba merebahkan kepalanya di sandaran kursi. Tampaknya dia masih mengantuk. Acara mengantar suaminya ke bandara rupanya yang membuat dia harus bangun jam 3 pagi. Dia menutupi mulutnya. Menguap panjang. Hawa sejuk didalam bis ditambah kurang tidur membuatnya ingin terlelap meski suara musik dan lagu terus berkumandang di speaker bis.indobokepz.com

“Gus, gue ngantuk berat nih. Gue tidur ya?”
“Oh, silahkan aja Dis. Emang dapat tidur sambil denger berisik gini?”
“Yaa mo gimana lagi. Aku udah ngga kuat…”
“Kasian. Oke deh. Sini, tas lu biar gue yang bawain.”
“Thanks, Gus. Ntar kalo mo nyampe bangunin yaa…”
“Beresss..” kataku.

Gadis menyerahkan tas katun jumbo yang dibawanya kepadaku. Aku menempatkan tas itu kedalam bagasi di atas kursi kami. Setelah itu, dia menyetel posisi sandaran punggung kursinya agar rebah ke belakang. Karenanya, kaosnya jadi tertarik naik ke atas. Menampakkan perut bagian bawahnya yang bersih. Aku melirik ke situ.indobokepz.com
Glek! Gadis memakai jins sejenis low rise (jins yang potongan pinggulnya rendah) sehingga perut bagian bawahnya terlihat lebih. Tapi Gadis semisalnya tak menyadari keadaan itu. Dan ini menguntungkan aku. Aww, gila man!indobokepz.com

Bagian bawah pusarnya dihiasi bulu-bulu halus yang semakin banyak ke arah bawah. Terus meluncur sampai atas celana dalam yang dia pakai. Bagian atas celana dalamnya yang berwarna putih berenda pun akhirnya menonton. Melihat pemandangan itu aku tak menyia-nyiakannya. Mataku terus menatapinya dengan diiringi degup jantung yang tiba-tiba makin cepat.

Teman-teman masih nikmat bernyanyi. Mereka tak memperhatikan kami. Aku menoleh ke arah Gadis. Dia begitu cepat tertidur dengan topi menutupi wajahnya. Dua kancing teratas kaosnya sudah lepas. Aku memundurkan badan. Mencoba mencari celah dari situ. Buah dadanya putih membusung. Belahannya sedikit terlihat. Sungguh seksi. Namun tak banyak yang dapat kuintip.

Lalu aku kembali memusatkan perhatian pada bagian perut yang terbuka tadi. Sungguh ingin rasanya menarik jins itu buat terus ke bawah. Perutnya bergerak perlahan seiring tarikan napasnya. Dia sudah benar-benar terlelap sekarang.

Bulu-bulu halus itu, oh! Membuatku tiba-tiba jadi pusing dilanda hasrat yang meletup-letup. Jantungku berdebar-debar. Tidak mengira akan mendapat rejeki nomplok hari ini.indobokepz.com

Aku mengamati lengan dan tangannya. Sama. Ditumbuhi banyak bulu halus. Membuatku mendadak terangsang hebat. Jemarinya terkulai menghadap ke atas.
Aku memberanikan diri menyentuh telapak tangannya perlahan. Sangat perlahan. Goncangan bis membuat gerakanku tak dirasakan Gadis. Dia sudah di alam mimpi. Kusentuh dengan selembut mungkin. Meski aku sudah pernah menggandengnya. Namun yang sekarang ini berbeda. Karena kusentuh tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Kugenggamkan jari-jari tanganku pada jemarinya. Halus. Syahdu. Gadis tak memperlihatkan reaksi apapun. Aku pun semakin berani. Ujung-ujung jariku mengelus lembut jari-jarinya. Dia masih tak bergerak. Aman. Aku meneruskan aksiku. Terasa hangat sekali. Selama beberapa saat aku menonton ‘genggaman’ mesra tersebut. Sambil mataku terus menonton pemandangan bulu-bulu halus di perut bawah Gadis. Pikiranku bergelora. Berkecamuk dengan bayangan erotis tubuh Gadis. Tak kupedulikan lagi tentang statusnya. Yang ada cuma ambisi buat menonton bisikan-bisikan birahi yang menari-nari di otakku. Aku pun terbuai. Terbuai oleh dorongan seksual yang menghebat. Ambisiku buat dapat memiliki tubuh Gadis begitu tak terelakkan!

Kepala Gadis terkulai ke kanan. Menghadap kaca bis. Aku yang duduk disebelah kirinya merasa diuntungkan dengan keadaan ini. Kembali aku melongokkan kepalaku ke arah dua kancing kaos yang terbuka tadi. Kali ini belahan putingnya semakin jelas terlihat. Aku menelan ludah. Sementara genggaman tanganku masih berada di tangan kiri Gadis. Dada itu bergerak lembut seiring napasnya. Ingin rasanya meremas puting yang menggemaskan itu. Menyentuh putingnya, kemudian menghisap dan menggigit-gigitnya pelan. Ah, birahiku sudah ke ubun-ubun rupanya!

Alhasil, cuma sejauh itulah yang dapat kulakukan sampai akhirnya kami tiba di lokasi wisata outbound. Aku membangunkan Gadis dari tidurnya yang nyenyak semisal bayi. Ada hasrat yang tertahan didadaku. Tapi biarlah! Sudah dapat menonton bagian bawah perutnya saja aku bersyukur. Aku tak tahu bahwa sehabis ini – cuma berselang dua hari, secara tak direncana aku berhasil mewujudkan impian nakalku.

Outing berlangsung dengan khidmat dan khusyu (…jadi kayak pengajian ). Acara demi acara berlangsung. Semua orang tampak antusias menontonnya. Tak terkecuali aku dan Gadis.

Aku sibuk menjalankan tugasku sebagai photografer amatiran. Setiap moment tak lepas dari jepretan kameraku. Sampai tiba waktunya kami beristirahat menjelang sore buat coffee break dan menjalankan sholat Isya. Aku mendapat kamar yang paling ujung. Lumayan jauh. Sedangkan Gadis di ujung yang satunya. Satu kamar diisi 2 orang. Aku sekamar dengan Pak Iwan, karyawan bagian Purchasing. Sedangkan Gadis sekamar dengan Bu Lusi, sekretaris big boss.

Bu Lusi ini orangnya cakep dan rame. Agak genit tapi baik hati. Meski usianya sudah hampir 40 tahun, tapi soal penampilan dia tak mau kalah sama gadis-cewek gaul jaman sekarang. Dia memliki tubuh yang semlohai alias semok. Sudah bukan rahasia di kantor kalau dia ada main sama bos. Tapi karena kebaikan hatinyalah – gossip tersebut seakan tertiup angin.

Dari Gadis aku mendengar kabar bahwa tadi sekitar jam 2an Bu Lusi keluar sama boss naik mobil berdua. Katanya sih mau ngurus administrasi. Aku menebak-nebak kemana mereka pergi. Tapi ah, sudahlah. Itu bukan urusanku. Urusanku sekarang adalah jadi photografer yang baik sambil diam-diam menjepret Gadis dengan kamera Nikonku. Ceritanya jadi paparazzi.

Sudah lebih dari 20an photo Gadis yang kuambil tanpa sepengetahuannya. Lumayan, dapat jadi wallpaper di laptop hehehe…
Saat yang lain nikmat ngopi sambil beristirahat di pendopo, diam-diam aku menyelinap menuju kamar Gadis. Aku lihat dia tak ada di antara kerumunan teman-teman. Kemana ya, pikirku.

Pintu kamarnya tak tertutup rapat, namun aku tetap mengetuk pelan. Dari celah pintu kulihat Gadis terbaring di kasur dengan kaki menjuntai di lantai. Masih dengan pakaian olahraga dan sepatu kets. Sebelah lengannya menutupi matanya. Butir-butir keringat tampak di wajahnya. Dada itu… aahh

“Permisi…,” kataku sambil menguak pintu.

“Dis, anda kenapa? Sakit? “

Gadis menggerakkan lengan yang menutupi matanya. Membuka matanya saat menontonku sudah berdiri membungkuk disampingnya.

“Kenapa?” ulangku lembut.

Dia menghela napas beberapa kali sebelum menjawab.
“Nggak tau nih Gus. Tiba-tiba kepalaku pusing banget dan mataku berkunang-kunang… Tadi sempat jatuh sempoyongan di kamar mandi…” ujarnya lemah.

Aku memberanikan diri menyentuh keningnya. Menggairahkan sekali.

Singkat kisah, sehabis itu kondisi Gadis memburuk. Atas saran teman-teman dan bos, Gadis sebaiknya dibawa ke dokter atau klinik terdekat. Bos menyuruhku mengantar Gadis dengan salah satu mobil kantor yang standby disini.

Dengan dibantu berjalan Gadis kupapah masuk ke ke dalam mobil. Jaket tebal menyelimuti tubuhnya yang seksi tinggi. Terus terang aku agak kuatir dengan kondisinya. Sandaran kursi yang diduduki Gadis agak aku rebahkan. Supaya dia nyaman. Mobil kujalankan dengan kecepatan sedang. Menuruni jalanan beraspal areal perbukitan yang menurun dan berliku. Kabut tipis menemani selama perjalanan. Malam mulai menyambut.

Selama perjalanan beberapa kali kudengar Gadis mengerang pelan. Lalu terdiam. Lalu mengerang lagi. Kondisi jalanan yang gelap membuat mataku lebih waspada. Laju mobil mulai melambat. Sudah setengah jam lamanya dari lokasi outing. Sekarang sudah mulai memasuki areal perkebunan pohon jati. Suasananya gelap. Maklum, kanan kiriku berdiri pohon-pohon jati setinggi kira-kira 5-6 meter lebih. Suasananya mirip hutan. Namun yang membedakannya adalah adanya jalan aspal yang sedang kulalui ini.

Dari tadi tak ada kendaraan yang berpapasan. Aku merasa sendirian di tengah areal hutan jati ini. Agak ngeri sih. Takut kejadian kalau ban kempes atau bocor pas di tengah-tengah hutan ini. Yang membuatku semakin under pressure adalah adanya sesosok perempuan yang kukagumi kecantikannya yang sekarang sedang terbaring lemah disampingku. Padahal buat menuju perkampungan terdekat masih butuh waktu kira-kira setengah jam.

Hujan deras datang tiba-tiba. Seperti air ditumpahkan dari langit. Petir yang bergemuruh saling bersahutan. Jalanan jadi basah. Deras sekali. Aku melirik ke Gadis. Dia tertidur nyenyak. Kepalanya terkulai ke samping.Tapi tak lagi mengerang. Lalu aku menyalakan wiper kaca mobil.

Tiba-tiba laju mobil melambat dan semakin melambat. Aku melirik panel bahan bakar. Gawat! Bensinnya habis. Aduh, mampus dah. Aku mengutuk dalam hati mas Bobi. Bisa-bisanya dia lupa isi bensin. Lengkap sudah. Mobil pun akhirnya benar-benar terhenti sehabis tersendat-sendat karena terus kupaksa. Kampret!

Inilah nasibku. Terdampar di hutan gelap di tengah hujan deras yang tanpa ampun terus mengucur membawa orang yang lagi perih. Mana hawanya dingin lagi. Aku mendengus kesal. Aku mendelosor bersandar kursi. Tanganku mencari-cari hape di saku celana. Deg! Aku baru ingat kalau hapeku aku simpan di jaket. Sedangkan jaketnya aku tinggal di kamar. Aku menepuk jidat. Aku mencoba lagi mencari hape di saku jaket Gadis. Sakunya kosong. Hanya ada saputangan gadis.

***

Aku menoleh ke Gadis. Kasihan, saat perih begini jauh dari keluarga. Aku menyentuh keningnya. Menggairahkannya sudah turun. Tapi kenapa tak bergerak? Jangan-jangan dia pingsan?

Kuguncang-guncang tubuhnya. Tidak ada reaksi. Kupegang pergelangan tangannya. Denyut nadinya melemah. Wah, benar. Dia pingsan.

Hawa semakin dingin menusuk. Maklum, masih didaerah pegunungan. Aku panik. Aku menggigil. Menoleh kearah luar. Masih tak ada apapun di sana. Malam pekat. Yang kukuatirkan adalah kondisi Gadis. Gadis cakep idolaku ini sedang terbaring tak berdaya. Menggairahkan tubuhnya menurun drastis. Hawa super dingin ini membuatnya kehilangan seksi tubuh dengan cepat.

Dengan cepat aku meraih tubuh Gadis. Dia kutarik sambil kupeluk kedekatkan ketubuhku. Sekarang aku memeluknya. Bersama cepat kuturunkan zipper jaketnya. Kulepas dari tubuhnya. Kurapatkan tubuhnya yang masih memakai kaos ketubuhku. Kepalaku kutempelkan ke keningnya. Kakiku melingkari pinggul Gadis. Lalu diam sesaat.

Pelan-pelan kuciumi rambut Gadis di hidungku. Harumnya membuatku ‘naik’. Kuusap-usap rambut dikeningnya dengan hidungku. Tanganku kananku menggosok-gosok punggungnya. Dadaku terhimpit oleh putingnya. Ugh, membuatku horny. Kucium-cium wajahnya dengan hidungku. Matanya yang terpejam, pipinya, alisnya dan… bibirnya. Gadis masih diam tak bergerak. Aku semakin liar.

Kukecup bibirnya berulang-ulang. Kujepit bibr sensual itu pelan dengan bibirku. Menikmati apa yang selama ini aku khayalkan. Mengulum bibirnya. Menguak mulutnya dengan lidahku. Menjilat. Menggigit lidahnya. Menyapu mulutnya. Membelit. Menghisap apa yang dapat kuhisap.

Hawa semakin dingin.

Kecupan dan ciumanku merambat turun kelehernya yang putih. Gemas. Dari belakang telinga aku mendengus-dengus. Hawa nafsuku bagaikan listrik bervoltase tinggi.

Setelah Gadis kurebahkan, kaosnya kulepaskan. Lolos melalui atas kepalanya. Payudara indah itu terpampang indah sekarang. Pelan kulepaskan pengikat tali behanya. Sekarang keindahannya sempurna. Aku menatapnya sejenak. Mengagumi benda indah yang satu itu.

Kuusap pelan permukaannya. Puting kecil dengan areola yang tak terlalu lebar. Putih kecoklatan. Sempurna sekali. Tanganku terus bergerak menjamahnya. Berputar di kedua bukit padat kenyal itu.

Lidahku turut serta bermain. Mengecupi puting indahnya. Bertemu putingnya, ku jepit lembut dengan bibirku. Aah, dahsyat sekali birahi ini. Kuremas dengan gemas. Gemas sekali sampai meninggalkan rona memerah bekas remasan tanganku. Aku benar-benar terseret birahi…

***

Malam semakin larut. Selarut aku menonton dosa ini. Membuaiku. Menangkapku tak berdaya dalam bisikan nafsu.
Aku sudah melepaskan pakaianku. Bugil total. Kulemparkan jinsku dengan t shirt dan celana dalamku ke jok belakang. Aku semakin tak peduli. Perlahan celana olahraga Gadis kulepaskan…

=====

✪ Kamu dapat menyimak photo bugil Terseret birahi yang seksi, atau nonton vidio mesum Terseret birahi 3GP paling baru di MEKI.PW
✪ Marilah nonton Kumpulan photo seksi Kamu dapat vidio mesum Terbaru atau badan semok Mama Suka jilat penis. FOTO Telanjang Gadis jilat dan kisah mesum tante Memek Kecil Terseret birahi kisah mesum bawuk muslimah tentu Suka Ngentot jablay Cantik tunjuk toket. bawuk Payudara Mama Horny Masturbasi Puas mesum telanjang Gadis Bersama toket jumbo. Penginapan Perempuan nikmat punya perih Bersetubuh toket pastinya bagus jilat tocil Mbak Pembantu penggemar penis. Ngocok gadis merangsang semok tegang sekaligus Ngentot Mupeng Jilbab Ngangkang Vagina oke Belajar begitu bulu meki seks Halus Yang setelah jumbo terdapat pula Pragawati tante Menggairahkan atau Terseret birahi toket bagus.

☞ Perhatian dimaklumkan kepada tante mesum, bispak seksi dengan laki-laki penis jumbo, video mesum Terseret birahi tentu cumalah buat kesenangan belaka. admin mohon maaf bila saja vidio atau photo anda yang bersangkutan muncul, admin tak ada niat melecehkan.

☞ silahkan menonton photo bugil atau vidio mesum Terseret birahi di MEKI.PW, blog mesum kesayangan anda. jangan lupa buat menonton topik selanjutnya yang nikmat ditonton semisal photo tante toket jumbo bugil, vidio gadis muslimah cakep jilat penis jumbo, photo bawuk Mama bugil setelah menyimak vidio mesum bispak Suka mesum seksi paling baru dapat pula bahasan perempuan muslimah dientot teriak-teriak dan foto bugil Terseret birahi di blog kisah seksi MEKI.PW tentu nikmat.